Rabu, 25 Juni 2014

Pendahuluan 4

Tugas Pendahuluan Daskom 4

2. Struktur pendeklarasian Pemrograman PHP!
Setiap program PHP disebut dengan script. Script berupa file teks yang dapat dibuat dengan menggunakan program editor file teks seperti Notepad, vi, DreamWeaver, EditPlus dan sebagainya. Bagian awal yang akan kita pelajari disini adalah mengenai struktur sebuah program PHP. yang paling penting dalam penulisan program PHP adalah peletakannya.
Program harus ditulis di antara tag seperti dibawah ini :
Pada cara 3 dan 4 disediakan untuk mengakomodasi para pemrogram ASP yang terbiasa menggunakan tag <%  … %> dalam membuat script ASP. Dan cara ini hanya bisa dilakukan apabila nilai asp_tags pada file php.ini diberi nilai On . Anda dapat memilih salah satu dari tag – tag tersebut. Namun yang harus diperhatikan adalah setiap tag tersebut harus menggunakan tag pembuka dan tag penutup yang sesuai. misalnya jika anda menggunakan tag pembuka <? maka harus ditutup dengan menggunakan tag penutup berupa ?>.
Kemudian seperti bahasa pemrograman yang lain, pada PHP setiap akhir penulisan satu statement (perintah) harus diakhiri dengan titik-koma (;) misal :
Penggunaan tanda titik koma tersebut dimaksudkan sebagai pemisah antar perintah dalam program
Pada penulisan programnya PHP tergolong unik karena dia menggunakan CASE SENSITIVE untuk nama identifier yang dibuat oleh user (berupa variable, konstanta, fungsi dll), namun TIDAK CASE SENSITIVE untuk identifier built-in dari PHP. Jadi : ƒ
$nama ≠ $Nama ≠ $NAMA
ƒhitungLuas() ≠ HitungLuas() ƒ
echo = ECHO ƒ
while = WHILE
Simpan kode program tersebut lalu simpan dengan nama Hello.php . Pastikan sebelum membuka file tersebut anda harus mengaktifkan XAMPP di komputer anda dan meletakkannya di direktori XAMPP > htdocs > Nama Folder anda. Untuk membuka file tersebut anda harus mengetikkan di browser localhost/namafolder/Hello.php. Metode penampil ini harus dilakukan untuk membuka file php karena file php hanya dapat dijalankan pada web server
3. Jelaskan Fungsi dari Prosedur insert, update, delete, pada database ? beri COntoh.
Insert
Perintah insert digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel.
Sintaks:
INSERT INTO [nama_tabel] (kolom1, kolom2, ...) VALUES (data1, data2, ...)
Contoh:
INSERT INTO data_penduduk (nama, umur) VALUES ('budi','25')

Update
Perintah update digunakan untuk memodifikasi data pada suatu tabel.
Sintaks:
UPDATE [nama_tabel] SET kolom1 = data1, kolom2 = data2, ... WHERE [kondisi]
Contoh:
UPDATE data_penduduk SET nama = 'budi santosa', umur='30' WHERE id = 1

Delete
Perintah delete digunakan untuk menghapus data dari tabel.
Sintaks:
DELETE FROM [nama_tabel] WHERE [kondisi]
Contoh:
DELETE FROM data_penduduk WHERE nama = 'budi'\

4. Fungsi dari XAMPP?
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.
5. Bagaimana Cara membuat table di sql ?
Pertama-tama buka Xampp-control panel di start,lalu setelah muncul xampp control panel application  lalu start aphace , mysql,dan filezilla hingga running ,kemudian masukin codingannya PHP ke notepad++ dalam membuat PHP harus melalui Notepad++ agar lebih mudah dan lebih bagus dalam membuat kodingan 
-setelah itu kita ke localhost/phpmyadmin kita buat data base dengan nama db_pegawai lalu akan muncul kotak dialog berhasil membuat data base , setelah itu ke sql klik icon sql lalu di kotak run sql buat kodingan untuk membuat tabel dengan nama daftar_pegawai, maka akan muncul pemberitahuan berhasil ,
 

setelah semua koneksi sudah di setting di localhost/phpmyadmin, kemudian kita buat kodingan untuk koneksi dari php ke data base sql berikut kodingan untuk form conn.php:
<?php
$host = "localhost";
$user = "root";
$pass = "";
$dbName = "db_pegawai";
mysql_connect($host, $user, $pass);
mysql_select_db($dbName) or die ("connect failed ! : ".mysql_error());
?>
Fungsi kodingan diatas sebagai koneksi antara hostingan menuju ke localhost dan user degan metode root mysql_connect($host, $user, $pass); dan
mysql_select_db($dbName) or die ("connect failed ! : ".mysql_error()); jika berhasil di connet maka akan ke dbName dimana dbName adalah data base db_pegawai jika error maka akan muncul perintah connect failed dengan mysql error.berikut tampilannya:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar