Setiap program PHP disebut dengan script. Script berupa file
teks yang dapat dibuat dengan menggunakan program editor file teks seperti
Notepad, vi, DreamWeaver, EditPlus dan sebagainya. Bagian awal yang akan kita
pelajari disini adalah mengenai struktur sebuah program PHP. yang paling
penting dalam penulisan program PHP adalah peletakannya.
Program harus ditulis di antara tag seperti dibawah ini :
Pada cara 3 dan 4 disediakan untuk mengakomodasi para
pemrogram ASP yang terbiasa menggunakan tag <% … %> dalam membuat script ASP. Dan cara
ini hanya bisa dilakukan apabila nilai asp_tags pada file php.ini diberi nilai
On . Anda dapat memilih salah satu dari tag – tag tersebut. Namun yang harus
diperhatikan adalah setiap tag tersebut harus menggunakan tag pembuka dan tag
penutup yang sesuai. misalnya jika anda menggunakan tag pembuka <? maka
harus ditutup dengan menggunakan tag penutup berupa ?>.
Kemudian seperti bahasa pemrograman yang lain, pada PHP
setiap akhir penulisan satu statement (perintah) harus diakhiri dengan
titik-koma (;) misal :
Penggunaan tanda titik koma tersebut dimaksudkan sebagai
pemisah antar perintah dalam program
Pada penulisan programnya PHP tergolong unik karena dia
menggunakan CASE SENSITIVE untuk nama identifier yang dibuat oleh user (berupa
variable, konstanta, fungsi dll), namun TIDAK CASE SENSITIVE untuk identifier
built-in dari PHP. Jadi :
$nama ≠ $Nama ≠ $NAMA
hitungLuas() ≠ HitungLuas()
echo = ECHO
while = WHILE
Simpan kode program tersebut lalu simpan dengan nama
Hello.php . Pastikan sebelum membuka file tersebut anda harus mengaktifkan
XAMPP di komputer anda dan meletakkannya di direktori XAMPP > htdocs >
Nama Folder anda. Untuk membuka file tersebut anda harus mengetikkan di browser
localhost/namafolder/Hello.php. Metode penampil ini harus dilakukan untuk
membuka file php karena file php hanya dapat dijalankan pada web server
3. Jelaskan Fungsi dari Prosedur insert, update, delete,
pada database ? beri COntoh.
Insert
Perintah insert digunakan untuk memasukkan data ke dalam
tabel.
Sintaks:
INSERT INTO [nama_tabel] (kolom1, kolom2, ...) VALUES
(data1, data2, ...)
Contoh:
INSERT INTO data_penduduk (nama, umur) VALUES ('budi','25')
Update
Perintah update digunakan untuk memodifikasi data pada suatu
tabel.
Sintaks:
UPDATE [nama_tabel] SET kolom1 = data1, kolom2 = data2, ... WHERE
[kondisi]
Contoh:
UPDATE data_penduduk SET nama = 'budi santosa', umur='30'
WHERE id = 1
Delete
Perintah delete digunakan untuk menghapus data dari tabel.
Sintaks:
DELETE FROM [nama_tabel] WHERE [kondisi]
Contoh:
DELETE FROM data_penduduk WHERE nama = 'budi'\
4. Fungsi dari XAMPP?
Fungsinya adalah sebagai server
yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server,
MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman
PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi
apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General
Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat
melayani tampilan halaman web yang dinamis.
5. Bagaimana Cara membuat table di
sql ?
Pertama-tama buka Xampp-control
panel di start,lalu setelah muncul xampp control panel application lalu start aphace , mysql,dan filezilla
hingga running ,kemudian masukin codingannya PHP ke notepad++ dalam membuat PHP
harus melalui Notepad++ agar lebih mudah dan lebih bagus dalam membuat
kodingan
-setelah itu kita ke
localhost/phpmyadmin kita buat data base dengan nama db_pegawai lalu akan
muncul kotak dialog berhasil membuat data base , setelah itu ke sql klik icon
sql lalu di kotak run sql buat kodingan untuk membuat tabel dengan nama
daftar_pegawai, maka akan muncul pemberitahuan berhasil ,
setelah semua koneksi sudah di
setting di localhost/phpmyadmin, kemudian kita buat kodingan untuk koneksi dari
php ke data base sql berikut kodingan untuk form conn.php:
<?php
$host = "localhost";
$user = "root";
$pass = "";
$dbName = "db_pegawai";
mysql_connect($host, $user, $pass);
mysql_select_db($dbName) or die
("connect failed ! : ".mysql_error());
?>
Fungsi kodingan diatas sebagai
koneksi antara hostingan menuju ke localhost dan user degan metode root
mysql_connect($host, $user, $pass); dan
mysql_select_db($dbName) or die
("connect failed ! : ".mysql_error()); jika berhasil di connet maka
akan ke dbName dimana dbName adalah data base db_pegawai jika error maka akan
muncul perintah connect failed dengan mysql error.berikut tampilannya:







Tidak ada komentar:
Posting Komentar